Ghirah: Cemburu Kerana Allah

RM28.00

Out of stock

Ghirah bukan hanya milik orang Islam yang sering dicap fanatik oleh bangsa Barat karena kebertahanannya dalam menjaga maruah pada diri, keluarga mahupun agamanya. Namun, ghirah juga milik setiap jiwa manusia. Ghirah atau cemburu karena Allah ada dua macam, yakni terhadap perempuan dan agama, jika adik perempuanmu diganggu orang lain, lalu orang itu kamu pukul, pertanda padamu masih ada ghirah. Jika agamamu, nabimu, dan kitabmu dihina, kamu berdiam diri saja, jelaslah ghirah telah hilang dari dirimu.

Compare
Categories: , ,

Ghirah bukan hanya milik orang Islam yang sering dicap fanatik oleh bangsa Barat karena kebertahanannya dalam menjaga muruah pada diri keluarga maupun agamanya. Namun ghirah atau syaraf (Arab) juga milik setiap jiwa manusia bahkan masing-masing daerah atau negara memiliki istilah sendiri untuk menyebutnya. Ghirah juga milik Mahatma Gandhi—yang terkenal berpemahaman luas dan berprikemanusiaan tinggi—yang sampai bersedia melakukan apa saja untuk mencegah adik Yawaharlal Nehru Viyaya Lakshmi Pandit dan anaknya Motial Gandhi keluar dari agama Hindu.

Ghirah atau cemburu ada dua macam yakni terhadap perempuan dan agama. Jika adik perempuanmu diganggu orang lain lalu orang itu kamu pukul pertanda padamu masih ada ghirah. Jika agamamu nabimu dan kitabmu dihina kamu berdiam diri saja jelaslah ghirah telah hilang dari dirimu.

Jika ghirah atau siri—dalam bahasa orang Bugis Makassar Mandar dan Toraja—tidak dimiliki lagi oleh bangsa Indonesia niscaya bangsa ini akan mudah dijajah oleh asing dalam segala sisi. Jika ghirah telah hilang dari hati gantinya hanya satu yaitu kain kafan tiga lapis. Sebab kehilangan ghirah sama dengan mati!

Be the first to review “Ghirah: Cemburu Kerana Allah”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reviews

There are no reviews yet.

Main Menu