Dari Lembah Cita-Cita

RM25.00

Out of stock

Buku ini merupakan salah satu saksi sejarah perjuangan Hamka menyebarkan semangat pada generasi muda di awal-awal masa kemerdekaan supaya mereka berjuang mengisi dan mempertahankan kemerdekaan dengan memakai dasar yang kukuh dalam jiwa mereka.

Pembahasan Buya Hamka mengenai tauhid ibadah iman negara perjuangan dan cita-cita dalam buku ini mampu mengajak kita kembali merenungi diri merenungi iman Islam cita-cita dan hidup kita. Sekukuh apa jiwa kita menjadikan Islam sebagai pedoman dan penggerak hidup kita dan sebesar apa cita-cita kita terhadap kehidupan dunia dan kehidupan setelah dunia ini.

Buku ini meskipun ringkas memiliki bobot yang sangat besar bagi jiwa yang membacanya.

Compare
Categories: , ,

Kata Hamka: “Ada orang yang hidup. sampai tubuhnya di dalam kubur. sampai tulang hancur di dalam tanah, namanya dan hidupnya pun turut habis dengan tubuhnya. tidak menjadi peringatan orang lagi. Sebab hidupnya tidak berhaluan. Ada pula orang yang tambah hilang jasmaninya. tambah timbul kehidupannya. tambah digali orang, tambah diperiksa orang. diselidiki dan ditilik. Sehingga kian habis badannya itu, kian hidup namanya.”

“Orang yang pertama, lebih banyak hidupnya sehingga menarik nafas turun naik, buat dia sehingga itulah darah hidup. Orang itu takut mati, kerana mencintai hidup. padahal di waktu hidupnya juga dia telah mati. Tetapi orang yang kedua, yang menyelidiki alam dan mendapat dalam penyelidikannya itu, dialah orang yang tidak takut mati lantaran mencari hidup. Maka hiduplah dia walaupun sudah mati.”

Be the first to review “Dari Lembah Cita-Cita”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reviews

There are no reviews yet.

Main Menu