• Dia Adalah Kakakku

    Buat apa kamu memikirkan apa yang dipikirkan orang lain? Buat apa kamu mencemaskan apa yang akan dinilai orang lain? Kekhawatiran, juga kecemasan yang sejatinya mungkin tidak pernah ada.

    Dulu, sekarang, hingga kapan pun, dia adalah kakakku.
    Tentang seorang kakak yang mengorbankan apa pun agar adik-adiknya bisa sekolah. Tentang rasa sabar dan penerimaan. Tentang keluarga yang penuh perjuangan.

  • Hafalan Shalat Delisha

    Delisa anak perempuan yang bermata hijau, bening dan umurnya baru mencecah lima tahun. Dia hidup dalam keluarganya yang sebegitu, dia cuba menghafal bacaan dalam solat dengan bantuan ibu dan kakaknya.

    Namun Tuhan lebih tahu apa yang lebih baik untuk hamba-Nya. Tsunami datang melumatkan senyuman pada wajah Delisa. Tsunami mengambil segala-galanya, keluarga juga kaki kecilnya. Yang tersisa, hanya dia dan ayahnya, dan dalam keadaan sebegitu apakah Delisa mampu tetap tersenyum seperti dahulu dan menyudahkan hafalannya?

  • Harga Sebuah Percaya

    Ini adalah kisah tentang Jim, dari kisah Sang Penandai, yang terpilih untuk menguratkan cerita tentang keharusannya berdamai dengan masa lalu. Ia harus menyelesaikan pahit-getir perjalanannya, apapun harganya! Karena sungguh kita membutuhkan dongeng ini.

  • Moga Bonda Disayang Allah

    “Gelap! Melati hanya melihat gelap. Hitam Kosong. Tak ada warna…. Senyap! Melati hanya mendengar senyap. Sepi. Sendiri. Tak ada nada….”

    “Buku ini akan membuat Anda lebih mencintai Allah dan hamba-hamba-Nya. Jangan menjadi orang yang merugi karena tidak mendapatkan “ilmu” dari buku ini.”

    (Ratih Sang, Penulis buku “Kerudung Praktis”)

    “Dengan gaya bahasa yang unik dan sarat makna, novel ini kembali mengingatkan kita pada kunci meraih kebahagiaan, yaitu… ikhlas, sabar, dan syukur…”

  • Negeri Para Bedebah

    Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata.

    Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah.

    Tetapi setidaknya, Kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.

  • Pergi

    Sebuah kisah tentang menemukan tujuan, ke mana hendak pergi, melalui kenangan demi kenangan masa lalu, pertarungan hidup-mati, untuk memutuskan ke mana langkah kaki akan dibawa.

    Pergi

    RM49.00
  • Pulang

    “Aku tahu sekarang, lebih banyak luka di hati bapakku dibanding di tubuhnya. Juga mamakku, lebih banyak tangis di hati Mamak dibanding di matanya.”

    Sebuah kisah tentang perjalanan pulang, melalui pertarungan demi pertarungan, untuk memeluk erat semua kebencian dan rasa sakit.”

    Pulang

    RM49.00
  • Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

    Tutup mata kita. Tutup pikiran kita dari carut marut kehidupan. Mari berpikir takjim sejenak. Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata : ” Aku memberikan kau kesempatan hebat. Lima kesempatan untuk bertaya tentang rahasia kehidupan, dan aku akan menjawabnya langsung sekarang. Lima pertanyaan. Lima jawaban. Apakah pertanyaan pertamamu?”

    Maka apakah kita akan bertanya : Apakah cinta itu? Apakah hidup ini adil? Apakah kaya adalah segalanya? Apakah kita memiliki pilihan dalam hidup? Apakah makna kehilangan?

    Ray (tokoh utama dalam kisah ini), ternyata memiliki kecamuk pertanyaan sendiri. Lima pertanyaan sebelum akhirnya dia mengerti makna hidup dan kehidupannya.

    Siapkan energi Anda untuk memasuki dunia ‘fantasi’ tere-liye tentang perjalanan hidup. Di sini hanya ada satu rumus: semua urusan adalah sederhana. Mala mulailah membaca dengan menghela nafas lega…

  • Rindu

    Novel Rindu ‘mempertemukan’ lima kisah dengan lima pertanyaan besar pada dalam sebuah perjalanan dalam kapal haji. Dari Makasar (Indonesia) menuju Mekah (Aran Saudi). Kisah dan pertanyaan yang mungkin juga kita rasa. Tentang masa lalu, tentang dendam, tentang arti kehilangan, tentang cinta sejati, dan tentang kemunafikan.

    Ini kisah tentang masa lalu yang memilukan. Masa lalu yang membuat seseorang merasa menjadi perempuan pendosa. Lalu, apakah Allah akan menerimanya di Tanah Suci dengan kisah masa lalunya itu?

    Ini juga kisah tentang kebencian… kebencian pada seseorang yang seharusnya disayangi. Apakah Allah akan menerima hambanya yang menyimpan dendam yang sedemikian dalam pada orangtuanya? Dendam yang bahkan tak berkurang sedikit pun ketika sang ayah telah pergi untuk selama-lamanya.

    Ini juga kisah tentang kecintaan sekaligus rasa kekecewaan dan kehilangan yang luar biasa. Kita seringkali merasa ada yang tidak adil dengan hidup ini. Mengapa ini terjadi? Mangapa sekarang? Dan mengapa-mengapa lainnya. Tapi, bukankah Tuhan telah menggariskan yang terbaik?

    Kisah ini juga tak lepas dari kisah cinta. Tentang apa itu cinta sejati? Benarkah cinta sejati itu ada? Sungguh, ada hadiah paling indah bagi orang-orang yang bersabar.

    Kisah dan pertanyaan kelima menjadi yang paling rumit dan paling sulit dijawab—tentang kemunafikan. Bagaimana mungkin seseorang yang selalu bisa menjawab pertanyaan kehidupan orang lain, tapi tak bisa menjawab pertanyaannya sendiri? Bagaimana mungkin seseorang yang berbicara tentang kebenaran dan perjuangan, tapi hatinya ciut, tak berani melakukannya sendiri?

    Dan layaknya sebuah perjalanan… dalam kehidupan semua orang punya pertanyaan-pertanyaan besar. Semoga kita bisa mendapatkan jawabannya di novel ini

    Rindu

    RM58.00
  • Sepotong Hati Yang Baru

    Kita hanya punya sepotong hati, bukan? Satu-satunya.

    Lantas bagaimana kalau hati itu terluka? Disakiti justru oleh orang yang kita cintai? Aduh, apakah kita bisa mengobatinya? Apakah luka itu bisa pulih, tanpa bekas? Atau jangan-jangan, kita harus menggantinya dengan sepotong hati yang baru?

    Lantas, apakah tetap cinta namanya meski telah kehilangan kepercayaan dan komitmen? Apakah kita bersedia mengorbankan cinta demi kepentingan yang lebih besar, atau tetap dengan ego demi kebahagiaan sendiri? Ada banyak pertanyaan tentang sepotong hati ini.

    Semoga datanglah pemahaman baik itu. Bahwa semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial. Sama spesialnya dengan milik kita. Tidak peduli sesederhana apa pun itu, sepanjang dibungkus dengan pemahaman-pemahaman yang baik.

    Selamat membaca cerita-cerita Sepotong Hati yang Baru.

  • Si Anak Badai

    Badai kembali membungkus kampung kami. Kali ini aku mendongak, menatap jutaan tetes air hujan dengan riang. Inilah kami, Si Anak Badai. Tekad kami sebesar badai. Tidak pernah kenal kata menyerah.

    Buku ini tentang Si Anak Badai yang tumbuh ditemani suara aliran sungai, riak permukaan muara, dan deru ombak lautan. Si Anak Badai yang penuh tekad dan keberanian mempertahankan apa yang menjadi milik mereka, hari-hari penuh keceriaan dan petualangan seru.

    Si Anak Badai

    RM45.00
  • Si Anak Cahaya

    “Nama kau Nurmas, itu nama yang indah sekali. Nur itu cahaya, mas atau emas itu logam mulia yang berharga. Aku harap, suatu saat cahaya dan kemuliaan kau akan menyatu, berkilauan.”

    ***

    Buku ini tentang Nurmas, si anak cahaya yang memiliki petualangan masa kecil yang penuh keceriaan dan menakjubkan. Apa yang sebenarnya dilakukan oleh Nurmas hingga penduduk seluruh kampung selalu mengingat kejadian yang membuatnya resmi dipanggil si anak cahaya?

    Dari puluhan buku Tere Liye, serial buku ini adalah mahkotanya.

Main Menu