• Aisyah : Kekasih Yang Terindah

    Penulis buku ini menggambarkan sosok Aisyah; kedudukannya di sisi Rasulullah Saw., keutamaannya, dan kepintarannya

  • Akhlaqul Karimah

    Membahas hakikat akhlak dan bagaimana sikap seorang Muslim sejati untuk menanamkan akhlaqul karimah dalam hati.

    Tinggalkan godaan nafsumu, kerjakan kewajiban di dalam hidup, walaupun lantaran itu engkau akan menempuh kematian.

  • Aminah : Permata Padang Pasir

    Permata Padang Pasir. Demikian julukan yang diberikan masyarakat Mekah pada sosok Aminah, ibunda Rasulullah Saw. karena kecantikan, keanggunan, dan budi pekertinya yang luar biasa.

  • Angkatan baru

    “…. Pintu sengsara hanya yang akan adinda tempuh, kalau kekanda yang diturutkan. Adinda perlu gelang emas, perlu dukuh berlian, padahal sedangkan kilat kaca tak ada kanda menyimpannya. Tak usah kekanda berminyak air di hadapan adinda. Jika sentana pemuda-pemuda lain, dipakainya pakaian yang baru, walaupun pakaian yang dipinjamnya, ketika akan ziarah kerumah tunanganya, ketika dipanggil makan di bulan hari raya atau dipermanis-manisnya badan supaya kelihatan oleh mertuanya. Padahal kelak setelah bergaul, rahsia itu akan terbuka juga. Tetapi kekanda memilih sikap lain…”

    Angkatan baru

    RM25.00
  • Antara Fakta & Khayal Tuanku Rao

    “Dalam usahanya hendak membangkitkan kesan bahwa yang pahlawan-pahlawan sejati di masa perang Padri itu hanya Batak yang baru masuk Islam, sedang orang Minangkabau sendiri hanya suka duduk di rumah (TR, hal. 278), maka dikacaukannyalah sejarah yang teratur. Pengacauan itu sangat menyolok mata, dan karena tebalnya buku “Tuanku Rao” (691 halaman), banyaklah orang yang pengetahuannya tentang sejarah masih primery (masih dasar) yang tertipu lalu mempercayainya.”

    Demikianlah salah satu penilaian Buya Hamka atas buku “Tuanku Rao” yang ditulis oleh Ir. Mangaradja Onggang Parlindungan. Lewat buku Antara Fakta dan Khayal Tuanku Rao ini Hamka tidak saja mengkritik penuturan Parlindungan, tetapi juga menunjukkan fakta sejarah pembanding. Membaca buku ini, kita pun akan lebih mengetahui sejarah Islam di Indonesia, khususnya di Sumatra Barat. Dan, pada saat yang sama kita juga bisa belajar dari Buya Hamka cara menanggapi sebuah karya yang dipandang banyak mengandung kekeliruan.

  • Api Tauhid

    Melalui perjalanan Fahmi-lah kita mengenal tokoh Said Nursi yang dikenal sebagai “Badruzzaman”.

    Api Tauhid

    RM56.00
  • Arah Musim

    Arah Musim adalah buku ke-5 karya Kurniawan Gunadi setelah Hujan Matahari, Lautan Langit, Menentukan Arah, Bertumbuh, dan Never Ending Hijrah (kolaborasi). Arah Musim berisi kumpulan cerita.

    Buku yang berkisah tentang banyak sudut pandang dalam hidup. Menampilkan banyak cuplikan adegan kehidupan yang jarang dimaknai. Melihat lebih dalam memalui perasaan-perasaan manusia. Melihat lebih jauh melalui kekhawatiran, harapan, dan ketakutan manusia.

    Arah Musim

    RM40.00
  • Ayah dan Sirkus Pohon Edisi Original

    Betapa Sabari menyayangi Zorro. Ingin dia memeluknya sepanjang waktu. Dia terpesona melihat makhluk kecil yang sangat indah dan seluruh kebaikan yang terpancar darinya. Diciuminya anak itu dari kepala sampai ke jari-jemari kakinya yang mungil. Kalau malam Sabari susah susah tidur lantaran membayangkan bermacam rencana yang akan dia lalui dengan anaknya jika besar nanti. Dia ingin mengajaknya melihat pawai 17 Agustus, mengunjungi pasar malam, membelikannya mainan, menggandengnya ke masjid, mengajarinya berpuasa dan mengaji, dan memboncengnya naik sepeda saban sore ke taman kota.

  • Ayahku

    Menulis riwayat hidup Almarhum Syeikh Abdul Karim Amirullah atau Dr. H.A.K Amrullah, sama ertinya dengan menulis bagaimana pembangunan agama Islam di Minangkabau, negeri yang dikenali kerana sulitnya lantaran pembangunan agamanya dan kekerasan adatnya.

    Cuma saya harus menjaga satu perkara yang amat penting, iaitu kecintaan anak kepada ayah, sekali-sekali jangan hendaknya saya lupa akan keadilannya, sehingga saya menulis tentang kebaikannya dengan berlebih-lebihan – HAMKA.

    Inilah riwayat hidup Dr. H. Abdul Karim Amrullah, perjuangan dan pengorbanannya menegakkan syiar Islam di Sumatera.

    Ayahku

    RM48.00
  • Ayat Ayat Cinta

    Tentang seorang pemuda Indonesia yang mencari ilmu jauh di tanah Arab. Berbekal iman yang kuat dan ketabahan, Fahri mengalami banyak hal yang menggetarkan hidupnya, yang sesaat membuat Fahri mempertanyakan jalan hidupnya.

    Kesabaran dan keimanan adalah kunci kehidupan. Fahri, Aisyah dan Maria membuktikannya dalam cerita yang halus dan mengalir.

  • Bidadari Berbisik

    Dari Novel Peraih Penghargaan 10 Tahun Mastera

    Ning tak hendak menjemput kematian. Ia hanya ingin membuka misteri atas lenyapnya Bidadari Ayuni, adik kembarnya yang pergi ke Jakarta hendak menjemput rezeki. Ayuni bekerja di rumah seorang nyonya kaya demi memenuhi mimpi Ibu menatap Tanah Suci.

    Mestinya memberi kabar bukan sesuatu yang sulit. Tapi detik ia pergi, seolah merajut tabir gelap yang membungkus keberadaannya.

    Ning Cemas. Berbekal info seadanya, ia nekat menyusul. Di tempat yang sama—rumah di mana Bidadari Ayuni pernah bekerja, Ning justru terjebak antara keinginan untuk menelusuri jejak lenyapnya sang adik dan kejahatan yang bisa mengancam jiwa.

    Ning harus betul-betul mengukur keberanian. Sebab, ia tak cuma berhadapan dengan nyonya rumah, tapi dengan kekuasaan Yang Mahabesar.

  • Bidadari Bermata Bening

    “Novel ini mendeskripsikan dunia pesantren dan orang-orang pesantren dengan apik. Khazanah dan nilai-nilai adiluhung pesantren pun disampaikan dalam bahasa sastra yang indah.”
    —Prof. Dr. Masykuri Abdillah, MA., Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Main Menu