• Falsafah Hidup

    Dengan perjuangan kita dilahirkan. Di dalam gerak tangis kita mulai membuka mata. Di dalam bedungan ibu kita menggerakkan badan melepaskan ikatan bedung. Lepas dari asuhan ibu, kita merangkak, kita ansur tegak dan kita jatuh, lalu kita tegak lagi dan jatuh lagi. Kemudian tegak terus untuk pergi berjuang ke medan permainan, lalu ke medan hidup, lalu ke perjuangan dalam batin kita sendiri, menegakkan yang baik dan melawan yang buruk. Selama hidup kita kerjakan demikian, menjalankan titah perintah Tuhan Yang Maha Esa.

  • Falsafah Ketuhanan

    • Hamka membawa pembaca untuk mula mengaitkan falsafah, teknologi dan sains kepada perjalanan ke arah Tuhan. ⁣
    • “Aturan alam ini, ilmu kita hanya dapat mengetahui akan adanya aturan itu. Kita tidak dapat menciptakan yang lebih baik dari itu, kita hanya menyusun aturan baru yang tidak dapat terkeluar dari aturan yang sedia asli dalam Alam itu. Ikutlah mana ilmu sekalipun, aturan itu tidak dapat dilawan. Aturan itu kita gelar ‘natural order’ atau ‘sunnatullah’. Hebat bagaimanapun manusia, teknologi dan sains itu, ia aturan ini tidak dapat dilawan, melainkan hanya dimanfaatkan.”⁣
      (Falsafah Ketuhanan, Buya Hamka)⁣
    • Buku yang sangat mudah untuk sesiapa yang ingin memahami Falsafah Ketuhanan.
    • Penulis : Hamka

     

  • Falsafah Syaitan

    • Hamka dalam helaian ringkas ini cuba mengingatkan kita perihal Tazkiyatun Nafs atau aspek penyucian jiwa yang sangat diperlukan oleh manusia.
    • Penulis : Hamka
  • Lembaga Budi

    Sejarah telah mencatat, budi Al-Qur’an telah menyebabkan timbulnya suatu umat yang besar. Gema suaranya berkumandang di bawah kolong langit ini, ke Timur, ke Barat, ke Utara, dan ke Selatan. Peradabannya diakui sebagai rantai emas yang gilang gemilang

    Lembaga Budi

    RM38.00
  • Lembaga Hidup

    Tatkala masa dahulu, jatuhlah zat air kejadian kita, bercampur dari sulbi ayah dengan taraib bonda. Bermula dengan segumpal air, sehinggalah menjadi segumpal daging.

    Telah cukup sejak dalam rahim bonda, garis tulisan hidup yang akan dilalui. Rezeki telah tersedia. Ajal telah tertentu. Amal usaha telah terbentang. Celaka ataupun bahagia telah mesti bertemu. Naik ataupun turun telah ada di hadapan pintu hidup.

    Maka dalam kandungan ibu itulah tercipta ‘Lembaga Hidup’ itu. Lembaga yang akan dituangkan seketika kita telah lahir ke dunia kelak.

    Janganlah lembaga tinggal lembaga, dan kita tidak berusaha menuangnya.

    Lembaga Hidup

    RM45.00
  • Negara Islam

    • Sebuah karya Hamka yang merangkumi tiga fasal utama yang menghuraikan pengertian dan makna negara Islam itu sendiri, sekaligus memberi penjelasan secara terperinci perihal dasar pemerintahan Islam dengan tuntas.
    • Penulis : Hamka

    Negara Islam

    RM35.00
  • Tasawuf Modern

    Bila disebut tasawuf, sebagian besar masyarakat akan memahaminya sebagai hidup menjauh dari dunia dan lebih fokus ke akhirat. Kekayaan diajuhi, kekuasaan diabaikan. Hidup sepenuhnya untuk beribadah.

    Pemahaman seperti ini bisa dipahami mengingat pada awal munculnya, para pengamal tasawuf, dikenal sebagai sufi, memilih untuk menjauh dari dunia, menepi dan mengasingkan diri, sibuk berdzikir dan beribadah. Bagi mereka bahagia itu ketika merasakan kehadiran Allah.

    Tasawuf dalam buku ini tidaklah dimaknai seperti itu. Buya Hamka memaknai tasawuf sejalan dengan al-Junaid al-Baghdadi yang mengartikan tasawuf sebagai, “keluar dari budi pekerti yang tercela dan masuk ke budi pekerti yang terpuji.”

Main Menu